
PAMEUNGPEUK, Rabu (22/7/2026) – Komitmen untuk merangkul semua kalangan dan menghadirkan pelayanan kesehatan tanpa hambatan terus ditunjukkan oleh RSUD Pameungpeuk. Demi mewujudkan akses layanan kesehatan yang inklusif dan ramah disabilitas, RSUD Pameungpeuk resmi menjalin kerja sama dengan SLB Nurul Insani dalam program Pelatihan dan Pendampingan Penerjemah Bahasa Isyarat.
Melalui kolaborasi strategis ini, para tenaga kesehatan (nakes) RSUD Pameungpeuk dibekali keterampilan dasar hingga pendampingan bahasa isyarat. Langkah ini diambil agar jajaran tenaga medis mampu memberikan pelayanan yang maksimal, akurat, empathic, dan nyaman bagi pasien penyandang disabilitas, khususnya Teman Tuli.
Kegiatan yang berlangsung hangat ini dibuka secara resmi oleh Direktur RSUD Pameungpeuk, dr. Panca Bagja Mohamad, M.Kes., Sp. THT-K.L., bersama Kepala Sekolah SLB Nurul Insani, Bapak Dandan Handayani Nur, S.Pd.
Agenda tidak hanya diisi dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), tetapi juga dilanjutkan dengan sesi latihan dan simulasi interaktif. Para nakes berinteraksi langsung bersama para guru serta murid dari SLB Nurul Insani untuk mempraktikkan komunikasi bahasa isyarat dalam konteks pelayanan medis.
Direktur RSUD Pameungpeuk menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak SLB Nurul Insani atas kolaborasi ini. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, tidak ada lagi kendala komunikasi antara petugas medis dan pasien disabilitas saat mengakses fasilitas kesehatan.
Dengan adanya sinergi ini, RSUD Pameungpeuk optimis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjadikan rumah sakit sebagai ruang yang aman, nyaman, dan responsif bagi kebutuhan setiap pasien tanpa terkecuali.
Penulis: Humas RSUD Pameungpeuk



