
GARUT – UOBK RSUD Pameungpeuk Provinsi Jawa Barat menggelar aksi kemanusiaan donor darah pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan yang dipusatkan di area lingkungan rumah sakit ini berhasil mengumpulkan sebanyak 108 labu darah yang siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan medis kedaruratan di wilayah Garut Selatan dan sekitarnya.
Aksi sosial kali ini mendapatkan dukungan penuh dari personel TNI Angkatan Darat. Batalyon Infanteri (Yonif) TP/890 Gardha Sakti secara khusus mengerahkan sejumlah anggotanya untuk berpartisipasi aktif menjadi pendonor, bersanding dengan jajaran pegawai internal rumah sakit serta masyarakat umum.
Kegiatan donor darah ini diinisiasi sebagai langkah proaktif RSUD Pameungpeuk dalam menjaga stabilitas ketersediaan stok darah. Mengingat posisi rumah sakit sebagai pusat rujukan utama di wilayah pesisir Garut Selatan, kebutuhan pasokan darah yang konstan dan aman dinilai sangat vital guna mendukung tindakan medis yang bersifat menyelamatkan nyawa (life-saving).
Kepala Bidang Mutu dan Akreditasi, Doni Romdon Mubarokah yang bertindak sebagai Koordinator Pelaksanaan Donor Darah di RSUD Pameungpeuk menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas solidaritas yang ditunjukkan oleh jajaran prajurit Yonif TP/890 Gardha Sakti dan seluruh elemen masyarakat yang bersedia mendonorkan darahnya.
"Sinergitas lintas institusi seperti yang ditunjukkan oleh Yonif TP/890 Gardha Sakti hari ini merupakan pilar penting dalam membantu pemenuhan fasilitas kesehatan operasional kami. Sebanyak 108 labu darah yang terkumpul bukan sekadar angka, melainkan wujud nyata kepedulian yang akan menyambung kehidupan bagi pasien-pasien dalam kondisi kritis di ruang perawatan," ungkapnya.
Melalui keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini, RSUD Pameungpeuk berkomitmen untuk menyelenggarakan agenda donor darah secara berkala dan terprogram. Evaluasi berkala terhadap ketersediaan stok darah akan terus diperketat guna menjamin pelayanan kesehatan yang responsif, cepat, dan bermutu tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat. (Red/Humas)
Penulis: Savitri M Dewi



